Langit Mendung

Langit tengah mendung
Karna berharap sesuatu terkikikis air mata
Langit tengah mendung
Bahkan saat kau pegang jemari guru
Langit tengah mendung
Dan muram semakin bertambah larut
Namun kembalilah
Besok, besok dan besoknya lagi
Kami menunggu dengan tangan pasti
Jadi berjuanglah dan ingat kami
Dasar murid degil setengah hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Essay Ke PMII-an

Bukan hanya perempuan, Lelaki juga mempunyai tanggung jawab yang sama atas Anak

Ibu Muda di Saf Anak-anak: Potret Buram Pernikahan Dini di Sekitar Kita