Postingan

Sampang Youth Camp

Gambar
Hello teman-teman pembaca yang inspiratif. Ketemu lagi dengan Memey yang udah hampir satu tahun gak nulis diblog lagi gak kerasa sampai-sampai lupa cara menulis juga. Hehe Well temen-temen Memey comeback dalam rangka berbagi kisah, pengalaman dan kegiatan memey di setiap momen dengan harapan tulisan-tulisan sederhana ini mampu menginpirasi temen-temen diseluruh kalangan khususnya perempuan-perempuan muda yang bingung akan langkahnya sendiri. Kenapa dikhususkan untuk perempuan? Memang kenapa perempuan? Yap karna perempuan adalah makhluk yang indah tapi tidak semua orang mampu memahaminya dan mampu memperlihatkan keindahanya. Sebab ada banyak   hal yang merintangi perempuan. Norma, Streotip serta minset yang mengekang dirinya sendiri .   maka dari itu memey berusaha menginspirasi sesama bahwa perempuan juga mampu mengesplorasi diri. Ok yuk simak cerita-cerita Memey guysss…. Tanggal 10-11 September 2018 di Balai Kegiatan Sampang memey mengikuti event anak Sampang yai...

Mega Seminar Pemuda Madura Berbicara

Gambar
Selamat Saur teman-teman seperjuangan, nanti   sore jangan lupa berbukalah dengan yang manis-manis tapi pasti yaaa. Well teman-teman Memey kembali lagi dengan kisah terbaru nih dari Sampang Young Inspiration   Apa tuh? Mega Seminar Pemuda Madura Berbicara . Wohhh panjang amet namanya yakk.   Yap Sepanjang namanya, seminar besar   ini mengangkat tema “ Empowering Softskill And Sociopreneur for Youth Generation”   dengan tujuan menginspirasi pemuda-pemuda Madura untuk mengasah diri dalam kondisi dan situasi apapun. Cerita-cerita yaa Mega Seminar ini merupakan kegiatan batch 3 gagasan teman-teman Sampang Young Inspiration lho. Dan memey sebagai Panitia dalam bidang Pembantu Umum Wk wk wkk. Fix Gak ada. Ok. Ada yang penasaran gak siapa aja Speakernya? Mereka putra putri terbaik Madura lho yaa. Ada Kak Syarif Riza Founder Today Solution & Passion Enthusional, Kak Abdul Rozak Founder Senyum Desa, Kak Fatima Founder Rumah Jamur, Kak Ghandi...

Konfercab ala calling-calling

01 juni 2018 Bertepatan dengan hari  Pancasila, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang menggelar Konfrensi Cabang (Konfercab) yang merupakan rapat tertinggi dalam kepengurusan Cabang. Abd. Rohman selaku Mandataris terpilih Ketua PC PMII Sampang dengan perolehan suara 4:2 atas Moh. Faddol, akan memimpin seluruh Kader Sampang hingga 2019 mendatang. Akhirnya PMII Sampang mempunyai Ketua Baru setelah lamanya Konfercab terabaikan, Namun disayangkan sekelas konfercab usai tidak seperti yang diharapkan oleh kader-kader barunya. Konfercab yang harusnya difasilitasi oleh pengurus cabang malah dimotori beberapa pihak, Kader Baru menjadi sedih Namun yang lebih menyedihkan lagi adalah kenyataan Kader lama menerima saja apa yang diberikan, mereka sudah diperkosa jiwanya, Jiwanya yang bebas telah terkikis. Dan kemungkinan sekarat. Kami marah tapi kesedihan melebihi panas kemurkaan ini, sejak MAPABA seluruh kader diajari membebaskan diri tapi apa yang terjadi di...

Sajak kecil usai terlelap

Gambar
____________________________ Hai dikau penunggu bait Sedikit aku terharu mendengar kagummu Walau sedikit aneh namun sejuk terdengar ditelingaTak henti kau memuji sampah imajinasiku Malam bisu usai kau terlelap Dengan kata terakhir aku capek, aku gerah, aku kedinginan, aku ingin tidur Hingga kantuk memanggil pelupuk mata indahmu Dan akhirnya ingin aku tulis tentangmu Tak kuduga kau begitu lihai memancing asa Dengan asa jua aku ucapkan dengan tulus Aku jatuh pada manjamu, mengantarmu terlelap pada malam Sorak malam seketika hampa pada bait terakhirmu Sepertinya aku benar-benar jatuh Engkau membawa duka mejauh Menganti sajak dalam lelapmu Menabur bintang pada sunyi hiruk malamTak ada lagi kata manis Selain engkau bermanja usai lelah dan terlelap Penaku hidup kembali Tintamu menyusun bait menjadi sajak, sajakku kian memanjang Aku kira engkau hanya sebatas lewat saja Namun aku salah menuangkan imajinasi Engkau penunggu oretan tak sempurnaku Dan menikmati setiap curahan...
Kembali, 23 april 2018 Aku beranjak kembalikan warasku Entahlah kali ini mengharukan atau malah mengenaskan Hanya senior bobob yang berhak menilai. Baru sebentar, hujan sudah menyapaku Aku tak suka bahkan tidak mengharap hadirnya. Kami basah kuyup namun kesalku masih pada pak kom & abang2ku, bahkan setelah beberapa kali terciprat Puncaknya aku misuh tapi bukan karna hujan ataupun lubang2 jalan. Lampu sepeda buram, lampu jalan padam disambut cahaya langit yang menggelegar. Aku tersenyum sinis, semoga saja malaikat melewati gigiku yg terlihat. Darma wanita persatuan didepannya kami berteduh, tapi patnerku telah menggigil entah itu toilet maupun BBM keduanya adalah primer sekarang. Aku terus melantunkan bahasa, Lega rasanya merasakan hangat air toilet karna ditempat lain beberapa hal kelebihan panas sampai rasanya dongkol. Harum gurih tercium indra apakah ini bagian panggilan dari setan?? kupikir iya, karna perutku terlilit dan yang bisa ku makan hanyalah bau tanah te...
Perempuan untuk Generasi Ketapang Sampang, dari kecamatan ini aku berasal lalu menjadi bagian dari pergerakan -Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sejak 2016 MABA. Waktu berganti, bermacam-macam kaderisasi kulakukan melacurkan diri ke dalam organisasi-organisasi perkembangan. Melihat perjalanan perempuan yang telah beralih menjadi pembeda dari pendahulunya. Sekarang telah banyak perempuan memadukan Intelektual dan Kecantikan dengan motto gabungan cantik dan cerdas. Tapi kemarin malam aku terintervensi oleh PKC Jatim bahwa cantik dan cerdas saja tak cukup tak kubantah karna hidup memang terdiri dari banyak unsur dan perempuan harus mampu multi action dalam semuanya sebagai anak, sebagai istri, sebagai pendidik, sebagai bagian dari masyarakat dan sekarang sebagai the part of Movement. Sampangku malang sejak kemarin tertimpa banyak kejadian, kasus guru budi, kasus pencabulan anak pengarengan oleh guru dan kasus pencabulan anak umur 7 tahun di Bira Timur. Aku bingung bagaiman car...

Dia-mu

Gambar
Aku terus bersajak Entah sekedar menyukaimu di dalamnya Atau, menumpahkan rasa atas bisuku Kau bilang Dia, sampai aku ingin menjadi Dia Siapa Dia, diantara kitapun hanya kamu ketahuinya Entah aku yang Dia, atau Dia yang sama sekali bukan aku Tapi keduanya adalah sama rumitnya bagiku Entah aku yang cemburu atau aku yang gelisah Diantara kita hanyalah persaudaraan dalam makna selain itu bukan dan tak boleh jadi siapa